0341 – 492 463 [email protected]

Setiap orang di dalam dunia ini mengalami apa yang dinamakan pertumbuhan baik secara fisik maupun rohani. dari fisik misalnya seseorang mengalami proses dari bayi, anak-anak, remaja, pemuda, menikah, memiliki anak dan menjadi orang tua. Dari segi pendidikan seseorang bertumbuh mulai dari Playgroup, TK A, TK B, SD, SMP, SMA dan universitas.

Sama halnya dengan pertumbuhan fisik, rohani kita juga mengalami pertumbuhan yaitu dengan adanya ujian demi ujian, untuk membuat iman kita bertumbuh. Hal ini dikarenakan dan dikatakan dalam Matius 16:24 bahwa” setiap orang yang mau mengikut Yesus, ia harus menyangkal diri, memikul salib dan mengikut Aku.” dengan demikian perjalanan mengikut Yesus tidaklah mudah, dan ada kalanya kerikil-kerikil tajam dalam hidup kita harus kita lewati.Tuhan tidak pernah menjanjikan langit akan tampak biru terus akan tetapi ada kalanya langit akan tampak gelap(masalah).

Menyangkal diri memiliki pengertian rela melepaskan keinginan daging atau hawa nafsu dunia yang bertentangan dengan kehendak Tuhan. Contoh: kemarahan, iri hati, dengki, dan lainnya. Memikul salib memiliki pengertian rela menderita demi mengikut Yesus dan memberitakan Injil. misalnya Petrus, seorang yang antusias dalam mengikut yesus, namun ia pernah juga jatuh yaitu menyangkal Yesus 3x namun pada akhirnya ia bangkit dan setia melayani Tuhan , dan pada akhirnya Petrus mati dengan cara sama seperti Yesus mati yaitu disalib terbalik. Contoh lain: Paulus seorang penganiaya Kristen namun berubah menjadi orang yang setia melayani Tuhan dan bahkan dalam perjalanan melayani Tuhan, ia harus mengalami karam kapal dan dipenjara, Stefanus mati karena mempertahankan imannya dan memberitakan Injil Tuhan akhirnya mati dirajam batu, dan lain-lain.

Ada macam-macam penderitaan:
1. Penderitaan karena diri sendiri misalnya menderita karna menjadi penjahat, pencuri, sakit karna tidak menjaga kebersihan dan diri sendiri.
2. Penderitaan karena Iblis, contohnya adalah Ayub dicobai dalam hal harta benda musnah, 10 anaknya mati, sakit barah busuk.
3. Penderitaan karena memberitakan Injil dan melayani Yesus.
4. Penderitaan karna faktor lingkungan misalnya narkoba, pergaulan bebas, dan lainnya.

Sikap yang harus dilakukan dalam menghadapi penderitaan:
1. Diam dan tenanglah (I Petrus 4:7)artinya menguasai diri dan jadilah tenang, berserah pada Tuhan supaya kita dapat berdoa.
2. Dalam I Petrus 4:12, intiya adalah jangan takut dan jangan gentar ini disebabkan Allah beserta kita.
3. Dalam I Petrus 4:13-14, intinya adalah bersukacita di tengah penderitaan. Kebanyakan orang bahagia jika ia hidup dalam keadaan tenang akan tetapi jika ia kehilangan orang yang dikasihinya, sulit bagi kita untuk bersukacita. Bersukacita disini bukan berarti tertawa di tengah kesedihan akan tetapi bisa menerima masalah itu dan kuat menghadapi penderitaan.

Penderitaan, masalah, pergumulan janganlah menjadi bumerang bagi kita, tetapi justru harus bertumbuh dalam penderitaan.Tips Cara bertumbuh dalam penderitaan yang menimpa hidup kita ada 3 be-te+1b ( Dalam Roma 5:3-5):
1. Bertekun dalam penderitaan artinya tidak lari dari masalah dan menghadapi masalah dengan bertekun dalam Tuhan.
2. Bertahan artinya tahan uji. Tahan uji adalah satu peristiwa dimana seseorang tidak mundur dalam imannya pada Tuhan atau menyalahkan Tuhan saat masalah datang.
3. Berterima kasih artinya bersyukur dan menerima segala sesuatu yang terjadi dan tidak bersungut-sungut.
4. Berharap, artinya mempercayakan penderitaan itu pada Tuhan.

Biarlah renungan ini menjadi berkat bagi yang membacanya. Amin.

Ditulis oleh : Ev. Margareth Linandi

Sumber : E-Artikel Sabda